Label

Relativitas (3)
Tampilkan postingan dengan label Relativitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Relativitas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 April 2011

Manusia Kotak - Kotak

Berbicara tentang kotak - kotak tentu anda mengerti, kotak atau segi-empat tercipta dari perhubungan antara garis horizontal dan vertikal, dan garis - garis tersebut membuat sekat atau pembatas yang mengancam kesetaraan pandangan.
( Note : sebelum baca artikel ini saya harap anda terlebih dahulu baca mengenai relatif )

Kalau masih bingung ini ada contoh sederhana dari hidup saya sendiri.

Saya dan pacar saya, Yasika, itu jadian terbilang cepat ( relatif ), sekitar satu minggu kenalan saya langsung minta kepastian dan meresmikan hubungan kami. Nah, saya malah dianggap playboy oleh beberapa pihak dengan alasan - alasan tertentu, lalu apakah benar saya adalah playboy? Playboy yang saya maksud di sini adalah seorang pria yang buru - buru pacaran hanya demi menikmati seks, jika sudah bosan ia akan putuskan hubungan dengan si wanita dan mencari mangsa baru. Seperti itukah saya? Hati nurani berucap...

Sabtu, 02 April 2011

(In ) ConSistenCy

Begini nih, saya punya satu kalimat yang sebaiknya anda ingat selamanya. Tidak ada manusia yang konsisten.
Lho kok bisa? Lah iya, konsisten kan berarti selalu sama, tidak berubah, tidak berbeda, dari waktu ke waktu hanya begitu saja. Kalau manusia terus menerus sama saja dari waktu ke waktu yang ada manusia tersebut jadi patung, tidak ada kemajuan dan proses lebih lanjut, lalu buat apa hidup. Contoh :
Tersebutlah ada sebuah percakapan dari dua orang manusia jenius pun berbudi luhur.
Adi : “Manusia itu tidak ada yang konsisten.”
Budi : “Hmm, tetapi ada beberapa orang di dunia ini yang dengan tekad bulat sanggup melakukan hal - hal yang sama dengan semangat yang sama dari awal dimulai sampai akhir hayatnya. Tidakkah hal itu menjadikan orang - orang tersebut konsisten?"
Adi : "Oh iya ya, benar juga katamu, berarti manusia bisa konsisten juga."
Budi : "Nah berarti kata - katamu di awal tadi memang benar."

Jumat, 01 April 2011

The Way of Relative Thinking


Q : "What is "relative"?"
A : "Uh, it's relative, it depends on the view that defines it.
The dialogue above is so simple, it's for the beginning mind-appetizer, yeah you're right, just like an appetizer in the food menu. It could at least describe to us that everything in this world is relative, even the meaning of that "relative" word is relative too. In my way of view relative is an uncertainty, every damn thing is dependant; depends on the way you see it, depends on the way you value it, depends on the which aspect you're talking about. So that's why there's nothing absolute, to be honest, even the value of the word "absolute" is relative too. 


Well, i'm a lover of the word "relative". I really love this word so that I found my own philosophized words : All adjectives are relative. So, the value of all adjectives are relative.
This relative way of thinking could affect you in many other things.